Indonesian
Friday 20th of January 2017
code: 81508
Ilhan Omar, Muslimah Pertama yang menjadi Anggota Legislatif di Minnesota AS

Ilhan Omar mencatatkan namanya sebagai muslimah pertama yang menjadi anggota parlemen di di negara bagian Minnesota Amerika Serikat pasca pengambilan sumpah selasa (3/1) di gedung Parlemen Minnesota.

Ilhan Omar adalah politisi muda yang masih berusia 33 tahun berdarah Somalia. Ia menjalani sumpah jabatan dengan cara Islam, sehingga dalam pengambilan sumpah jabatan para anggota parlemen Minnesota turut disertakan satu jilid kitab Al-Qur'an.

Ilhan Omar lahir pada tahun 1982 di Somalia. Anak bungsu dari tujuh bersaudara. Ayahnya seorang guru. Terjadinya perang sipil di Somalia tahun 1991 membuatnya tinggal di kamp pengungsian selama 4 tahun di Kenya. Tahun 1995 ia dan keluarganya berimigrasi ke Amerika Serikat. Ia terkenal cerdas dan mampu meraih prestasi di sekolahnya. Ia menyelesaikan kuliahnya di North Dakota State University dan menyandang gelar sarjana ilmu politik dan studi hubungan internasional. Selama kuliah ia aktif dalam organisasi asosiasi muslim.

Pengalamannya menjadi relawan dan aktif dibanyak organisasi dibidang pendidikan, aksi sosial, isu lingkungan, pemberdayaan ekonomi, pengentasan kemiskinan dan hak-hak asasi manusia mengantarkan dia mendapatkan tawaran untuk menjadi calon legislatif dari Partai Demokrat-Petani-Buruh (DFL). Pada bulan November 2016, ia memenangkan pemilu legislatif dan menjadi legislator pertama perempuan Islam di Minnesota. Ia dilantik secara resmi pada 3 Januari 2017.

user comment
 

latest article

  Bahas Masalah Kebangsaan, Presiden Jokowi Bertemu Habibie dan Try Sutrisno
  Polisi Turki Tangkap Tersangka Penyerang Kelab Malam Istanbul
  Polisi Naikkan Status Kasus yang Menjerat Rizieq Shihab ke Tahap Penyidikan
  Ahmed Hussen, Muslim Pertama yang Menjadi Menteri di Kanada
  Pesawat Turki Jatuh di Kirgiztan Tewaskan 16 Orang
  Vonis Mati Tahanan Politik Picu Aksi Unjuk Rasa Meluas di Bahrain
  Jet Tempur Arab Saudi Bombardir Sekolah di Yaman, Dunia Bungkam
  Makan Siang Bersama, Presiden Jokowi dan Ketua Umum PBNU Bahas Menguatnya Islam Radikal
  Presiden Jokowi Ajak Para Santri Sebarkan Nilai Kesantunan di Masyarakat
  Warga Syiah di London sebut Rezim Saudi Penjahat Kemanusiaan